Marriage is.................


“Barakallahu laka wa baraka ‘alaik, wa jama’a bainakuma fi khair”
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang mahupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan”
(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majjah)
Kurang lebih doa semacam ini yang saya tulis di selembar kertas penanda doa tulus untuk kedua mempelai pengantin. Seminggu-an ini di rumah sedang suasana rame-repot-heboh dengan rangkaian acara pernikahan mas Yudhi, kakak saya satu-satunya. Ijab dan resepsi sudah dilaksanakan pada tanggal 11-12 Februari 2012 kemarin di kediaman mempelai wanita. Dengan nuansa soft green yang sejuk dan segar segala properti dan kostum yang dipakai saat hari-H. Dan...kira-kira semacam inilah kemeriahan soft green.........This is.......

Sebelum Prosesi "temu manten"

Raja dan Ratu sehari

One Stop Candid !!!hehehe
Ketika pernikahan itu terjadi, bukan hanya yg bersangkutan (kakak saya) yang merasakan kebahagiaan. Orang-orang terdekat, saya sekeluarga pun nyaris tak percaya, kakak saya "si super pendiam" akhirnya mencapai jenjang ini. Dan bukan hanya tentang pernikahannya sendiri, tapi lebih ke fase perubahan yang dialami seseorang yang menikah. Entah hal ini hanya dialami oleh kakak saya atau semua orang yang menikah (kita tak akan tahu jika belum mengalaminya bukan??), saya menganalisis dan memperhatikan sekilas, bahwa menjelang pernikahan, dia lebih menjaga sikap, lebih menjadi pemikir, lebih sedikit tersenyum, lebih banyak pertimbangan, lebih pendiam (meskipun orangnya emang pendiam) dan tentu saja lebih gagah!! (kalo kata ibuk, "Masmu, bagus ya Nduk, gagah kayak Gatotkaca"..hehe)
Dan "pernikahan" bukan hanya sekedar rangkaian gambar-gambar yang tersaji diatas. Pernikahan bukan hanya tentang sahnya hubungan muhrim antara laki-laki dan perempuan, pernikahan adalah semua tentang komitmen.....Marriage is all about comitment.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang perlu dilakukan sebelum memilih sekolah untuk anak

menjaga fitrah lewat berkisah

Bercerita sesuka hati