Hari Terharu Sedunia
"Merantau, bergerak, berhijrah itu bagian dari hidup........."
Begitulah isi sms balasan mbak Noviyanti, ketika saya tak sengaja curcol tentang 'berat'nya hari-hari menjelang meninggalkan Surabaya. Yes, you're right mbakkkk, How simple she is !!!
Tapi...serius, ini bukan cuma masalah bahwa "merantau, bergerak, berhijrah itu bagian dari hidup". Perpisahan juga bagian dari hidup, dan itu cukup "nyesek" T__T. Minggu terakhir saya di Surabaya-my beloved town setelah hometown saya, Nganjuk- ya, minggu terakhir di Surabaya saya habiskan dengan membuat daftar hutang saya kepada orang-orang yang pernah membantu saya, termasuk membuat jadwal Gathering dengan mereka ^_^. Mulai dari crew Hidy di kantor, adek-adek (yang saya perlu bertemu untuk menyampaikan sesuatu), tim Escex, Srikandi MPP, sampai dengan kop-dar bersama para Pengajar Muda IV yang ada di Surabaya. Dan ternyataaaaaa, waktu seminggu itu tak juga cukup untuk melakukan yang belum dan ingin saya lakukan sebelum meninggalkan kota itu #hhh namanya manusia tak pernah punya cukup waktu meskipun sudah diberi lebih dari cukuppp.
| Adek-adek, Selamat Berjuang untuk HIMASTA !! |
| Kopi Darat -tanpa kopi- bersama PM IV (quality time with great person) |
| My Beloved Srikandi MPP (Syukron Ibu Negara, Ibu Aksi, Ibu Pendidikan -madam- dan ibu-ibu yang lain ^^) |
Puncaknya adalah saat hari-H. Minggu, 25 Maret 2012 => I officially
left Surabaya and all its contents!!! Perpisahan itu biasa saja sebenarnya,
karena bukan satu dua kali saya mengalami perpisahan, but everything is so
different because I understand how
precious the moments that I have passed with all of you. Dan pada akhirnya hari itu
sama sekali tidak biasa. Pagi itu adalah pertama kali melihat saudari saya,
Novi, dengan ekspresi se'haru' itu menahan isak kecil di depan saya. Melihatnya
menangis ketika nonton film atau momen-momen lain adalah hal yang biasa, tapi
melihatnya menahan tangis sekuat tenaga dengan rasa 'haru' yang amat sangat
membuat saya juga tak tahan memendam air dari kelopak mata saya yang sudah
sekuat tenaga saya tekadkan untuk tak boleh keluar. Dan klimaksnya adalah
keharuan luar biasa sangat terasa saat itu. Saya tahu banyak hal yang sulit
diungkapkannya saat itu -begitupun juga dengan saya-, 4 tahun lebih kami
bersama, saat akhirnya saya lah yang pertama kali meninggalkannya untuk
menggapai mimpi saya. Maaf saudari, saya tak bisa terus menjagamu di sana, tapi
ketahuilah saat-saat menjadi 'bodyguard'mu dari tikus-tikus dan buaya-buaya
#ups,hehe......adalah saat yang paling menyenangkan buat saya, with happily
& sincerely to save you ^_^ Semoga sukses menggapai mimpimu untuk overboard
dan mendapatkan pendamping hidup idamanmu (ahh, entahlah kalo inget dirimu
selalu inget tentang tipe pendamping idamanmu, dan membayangkan pernikahanmu,
kapan yaa?)
Wah, actually bukan hanya tentang si Novi yang
membuat saya begitu terharu sampai menobatkan hari itu adalah "hari
terharu sedunia" bagi saya #yang padahal ini masih 1 % dari total
"haru"nya. Teman-teman C-17 yang menghantar kepergian dan menunggu
saya sampai benar-benar pergi dari Gg. Makam itu. Teman-teman SC saat
menitipkan pesan-pesan di hari kita berkumpul (dan itu pertama kali juga saya
begitu terharu mengingat betapa saya benar-benar baru menyadari betapa
berartinya momen-momen bersama mereka). Teman-teman Sekmen "Srikandi
MPP" yang meluangkan waktu untuk gathering sebelum saya pergi. Adek-adek
yang sudah mau saya titipi pesan (dan membuat kegelisahan saya sedikit
berkurang). Serta teman-teman crew di kantor yang rela pulang lebih awal dari
kantor bahkan sampai Pak Bos memberikan sponsor untuk acara perpisahan saya.
It's amazing.......... Ini belum apa-apa, tapi seolah rasa terharu saya sudah
sampai di klimaksnya......
Fiuhhhh, menghadapi perpisahan tiba-tiba menjadi hal yang sama sekali tidak gampang buat saya, tetapi semoga itu semua sebanding dengan apa yang akan saya lakukan untuk bangsa ini dan mencapai hasil yang membuat kalian bangga nanti. Sampai bertemu kembali dengan kesuksesan masing-masing kawan ^_^
Fiuhhhh, menghadapi perpisahan tiba-tiba menjadi hal yang sama sekali tidak gampang buat saya, tetapi semoga itu semua sebanding dengan apa yang akan saya lakukan untuk bangsa ini dan mencapai hasil yang membuat kalian bangga nanti. Sampai bertemu kembali dengan kesuksesan masing-masing kawan ^_^
di depan mbak vivi aku hanya bisa terdiam melepas kepergianmu..tak tau apa yg harus ku lakukan, antara sedih dan bahagia..
BalasHapustau kah kau mbak..aku nangis baca ini!! hiikks T_T
akan selalu terkenang masa-masa aku suka curhat dg mu mbak..:))
Mbak paham kok, mbak menyadari kemarin menjelang mbak pergi, mbak merasa Rana memang tidak seperti biasanya ;)
HapusOverall tidak perlu terlalu larut yaaaa, lanjutkan hidupmuuu,
Mbak tunggu kisahmu yang seru tentang HIMASTA ^^
okeee mbaakk..insyAllah akan ada cerita seru dari ku.. ;)
Hapustak tunggu cerita seru dari mu jg mbak..bersama adek adek didikmu :))