Nice Homework #1 (Adab Menuntut Ilmu)
Wow, malem ini begitu sampai rumah dan lihat notifikasi di grup MIIP
batch#3 Depok 1, sudah pada banyak yang setor Nice Homework. Ibu-ibu di grup
satu ini memang luar biasaaa kereeeen. Semangat belajar, keikhlasan, dan
energinya bener-bener menular. Yaa meskipun saya tak seaktif ibu-ibu lainnya
-ga aktifnya lebih karena terpesona dan terkagum-kagum sama diskusi ibu-ibu di
grup sih- diulang lagi yah, saya memang tak seaktif ibu-ibu keceeh di grup,
namun....serius deh dari rumah, di jalan menuju kantor, sampai udah nyampe
kantor, saya nyimaak dengan sebaik-baiknya ^_^
Setelah materi perdana tentang Adab Menuntut Ilmu, ada pekerjaan rumah yang
harus dikerjakan dengan nice ;) Yess nice homework !!
Sambil mencermati dan meresapi lagi NHW yang harus dikerjakan, saya iseng
diskusi sama suami.
"Menurut mas, apa yang penting dipelajari sekarang?"
"Hmm...Gimana kalo desain interior?"
"Hah, kenapa? Biar rumahnya lebih rapi yaa -_-"
"Hahahaha...."
Setelah bla bla bla, mikir sana mikir sini, diskusi sana diskusi sini, akhirnya
ini kesimpulannya :
Bismillahirrohmanirrohim
📚NICE HOMEWORK #1📚
ADAB MENUNTUT ILMU
Bunda dan calon
bunda peserta matrikulasi Ibu Profesional Batch #3, kini sampailah kita pada
tahap menguatkan ilmu yang kita dapatkan kemarin, dalam bentuk tugas.
Tugas ini kita
namakan NICE HOMEWORK dan disingkat menjadi NHW.
Dalam materi
"ADAB MENUNTUT ILMU" kali ini, NHW nya adalah sbb:
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas
kehidupan ini.
Ilmu yang Insyaa Allah akan saya tekuni adalah Ilmu Manajemen dalam Rumah
Tangga.
Ada beberapa komponen dalam rumah tangga yang akan saya aplikasikan dengan menggunakan
manajemen rumah tangga, diantaranya yaitu :
1. Manajemen Pendidikan Keluarga
Salah satu komponen
yang penting dalam unsur pendidikan keluarga adalah Pendidikan Agama Islam. Pendidikan
Agama Islam sangat diperlukan orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi generasi
Islam yang memegang teguh prinsip-prinsip Islam di masa depan. Karena keluarga
adalah tempat pertama bagi pendidikan anak, maka pendidikan agama perlu
ditanamkan sejak dini. Selain itu, pendidikan juga berkaitan erat dengan tumbuh
kembang anak, bagaimana cara orang tua mendidik dan membekali anak supaya siap
menjadi insan yang berguna di tengah masyarakat.
2. Manajemen Energi dan Waktu
Ini ada kaitannya
dengan tugas tambahan saya di luar rumah sebagai working mom. Manajemen energi berkaitan erat dengan waktu. Ketika kita
dapat mengatur energi yang dikeluarkan untuk urusan rumah tangga maka waktu
yang digunakan juga semakin efisien. Sebaliknya, ketika energi habis (capek,
lelah) karena tidak diatur dengan baik, maka waktu yang digunakan untuk
mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga akan semakin lama.
3. Manajemen Keuangan Keluarga
Manajemen keuangan
diperlukan dalam kaitannya dengan perencanaan masa depan keluarga.
4. Manajemen Gizi dan Kesehatan Keluarga
Manajemen gizi ini
erat kaitannya dengan pola makan dan bagaimana olahan masakan kita di dapur. Jika
makanan yang diolah bergizi, maka kesehatan keluarga menjadi terjamin. Selain
itu, kesehatan keluarga juga tercermin dari seberapa sehat/bersih lingkungan yang
tercipta dan bagaimana menangani secara alami jika ada anggota keluarga yang
sakit.
5. Manajemen Konflik
Manajemen konflik
ini erat kaitannya dengan manajemen emosi. Bagaimana cara mengelola emosi
supaya tidak ada potensi konflik yang terjadi dalam rumah tangga.
2. Alasan
terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
“Alasan terkuat saya ingin menekuni ilmu tersebut, saya merasa masih sangat
kurang dalam mengatur segala sesuatu untuk keluarga saya. Keuangan keluarga,
waktu untuk keluarga, makanan untuk keluarga, kesehatan keluarga, sampai dengan
pendidikan keluarga, menurut saya bisa diatur dengan memanajemen semua nya
dengan lebih optimal.”
3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang
tersebut?
Strategi secara umum yang akan diterapkan dalam ilmu manajemen dalam rumah
tangga adalah :
“ Planning – Organizing –
Focusing ”
Planning – Merencanakan dengan cara mengindentifikasi tugas-tugas sesuai
kategori dan membuat skala prioritas dari tugas-tugas tersebut.
Organizing – Membagi pekerjaan sesuai kemampuan disertai dengan komitmen antara
saya dan suami.
Focusing – Meluangkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah
terbagi secara tuntas.
Aplikasi strategi terhadap beberapa komponen manajemen, akan saya tuliskan
dalam matriks sebagai berikut :
|
Komponen Manajemen
|
Planning
|
Organizing
|
Focusing
|
|
Pendidikan Keluarga
|
Mengidentifikasi
pendidikan keluarga menjadi :
- Pendidikan agama
- Pendidikan sosial
- Tumbuh kembang anak
- Psikologi anak
|
Membagi tugas yang menjadi
penanggung jawab masing-masing :
- Pendidikan agama (suami)
- Pendidikan sosial (istri)
- Tumbuh kembang anak (istri)
- Psikologi anak (suami)
|
Fokus pada pendidikan yang
telah direncanakan, dan membuat komitmen terhadap pendidikan anak, misal :
- Mengajak anak membaca Al-Quran
- Membatasi penggunaan
gadget dan televisi pada anak
|
|
Energi dan Waktu
|
Mengidentifikasi waktu luang
untuk mengurus rumah tangga sesuai dengan ketersediaan energi :
- Pagi sebelum subuh
- Malam setelah maghrib
- Sabtu
- Minggu
- Dst…
|
Membagi pekerjaan rumah
tangga sesuai dengan ketersediaan waktu luang :
- Pagi sebelum subuh =
menyiapkan sarapan dan bekal
- Malam setelah maghrib =
melipat baju dan menyiapkan bahan makanan untuk sarapan besok
- Sabtu = membereskan rumah
dan mencuci baju
- Minggu = menyeterika baju
dan menyetok makanan seminggu
- Dst…
|
Fokus pada pekerjaan
sesuai waktu, dan membuat komitmen bersama suami untuk mengerjakan bersama
pekerjaan rumah.
|
|
Keuangan Keluarga
|
Mengidentifikasi keperluan
keluarga yang perlu dibeli/dibayar :
- Listrik
- Bensin
- Bahan makanan
- Dst….
|
Mengalokasikan dana untuk
keperluan keluarga :
- Listrik = Rp 150.000,-
- Bensin = Rp 450.000,-
- Bahan makanan = Rp
500.000,-
- Dst…
|
Membuat skala prioritas
untuk fokus pada pengeluaran utama dulu sebelum untuk pengeluaran lainnya.
|
|
Gizi dan Kesehatan
Keluarga
|
Mengidentifikasi menu
makanan sehat keluarga :
- Sayur sop, perkedel, telur
- Sayur asem, ikan asin,
tempe
- Sambel terong, tahu
- Cah kangkung, ayam
- Oseng pindang, tahu tempe
- Dst…
|
Membagi jadwal menu
makanan sehat dalam beberapa waktu :
- Sayur sop, perkedel, telur
: siang, 2x seminggu
- Sayur asem, ikan asin,
tempe : siang, 2x seminggu
- Sambel terong, tahu : sarapan,
2x seminggu
- Cah kangkung, ayam :
malam, 2x seminggu
- Oseng pindang, tahu tempe
: sarapan, 2x seminggu
- Dst…
|
Membuat daftar belanja
sehat dalam seminggu agar fokus dengan menu sehat.
|
|
Konflik
|
Mengidentifikasi potensi
masalah yang akan menimbulkan konflik
|
Mengalokasikan solusi yang
tepat untuk tiap potensi masalah
|
Komitmen dengan suami
untuk solusi-solusi yang telah disepakati
|
4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda
perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.
Perubahan sikap yang saya perbaiki dalam proses mencari ilmu antara lain :
-
Lebih banyak lagi membaca sumber-sumber keilmuan yang mendukung saya
mengaplikasikan rencana saya, terutama sumber keilmuan yang berkaitan dengan
agama Islam dan parenting.
-
Lebih konsisten dan komitmen bersama suami untuk mengaplikasikan rencana
yang telah disusun.
-
Selalu terbuka menerima masukan jika diperlukan.
-
Selalu tawakal dan sabar setelah mengusahakan semuanya secara optimal.
Yapp. Demikian tadi hasil garapan NHW pertama saya. Sejujurnya, pertanyaan
pada NHW pertama ini adalah pertanyaan yang sama yang selalu saya tanyakan pada
diri sendiri. Saya selalu mencari jawabannya, tapi karena tidak ada kewajiban
untuk menuliskannya, maka masih selalu saya simpan rapi-rapi dan tidak
teraplikasikan. Alhamdulillah dengan adanya NHW ini semuanya perlahan tersusun
dengan rapi, tertulis secara sistematis, dan semoga dapat terealisasi dengan
baik.
Mohon maaf sebelumnya, jika terlalu panjang dan terlalu detail. Jujur saja
ini adalah luapan ekspresi yang lama terpendam ehehehe…
Oya, bahan bacaan yang saya gunakan dalam tulisan ini bersumber dari :
Terima kasih telah membaca ;)
Senayan, 26 Januari 2017 14.32
Annisa Novita Dewi
a learner mom
Komentar
Posting Komentar