Jurnal Ketiga Buncek : Menentukan Fokus di Telur Jingga
Setelah telur hijau dua jurnal sebelumnya kami membuat daftar hal-hal yang membahagiakan, kemudian di telur merah bikin daftar keterampilan yang menunjang hal-hal yang ingin dipelajari. Sekarang di telur jingga kami akan membuat daftar ilmu yang akan fokus dipelajari sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan menunjang kebahagiaan.
Masyaa Allah terharu, konsep materi di Bunda Cekatan ini sangat sejalan dengan prinsip dan konsep hidup saya pribadi yang selalu ingin banyak belajar tiap waktu, dan belajar memfokuskan diri untuk satu hal. Sangat terbantu di kelas buncek ini karena alurnya sangat sistematis dan solutif, mengarahkan ke satu hal tertentu untuk fokus dipelajari. Fokus pada hal-hal yang membahagiakan, karena membuat diri sendiri bahagia pun perlu fokus dan terarah.
Ini dia telur-telur jingga yang sudah saya buat.
Tujuan belajar hal-hal yang telah saya pilih tentu saja karena kebahagiaan untuk mencapai tujuan hidup.
Oleh karena itu ilmu-ilmu yang ingin saya pelajari, antara lain :
~ Ilmu agama (sekarang fokus di tauhid dan tahsin). Tentu saja dasar agama ini seumur hidup tak akan pernah habis untuk dipelajari, apalagi jika tak diamalkan.
~ Ilmu manajemen emosi. Karena emosi kadang sering menjadi penghambat untuk mencapai kebahagiaan, maka ilmu ini akan diperlukan. Salah satunya dengan mengikuti workshop anger management tahun ini.
~ Ilmu penunjang kurikulum aktivitas anak. Ini biar makin bahagia main sama Silmiy. Entah masih belum tahu ilmu apa yang nanti secara spesifik dapat menunjang.
~ Ilmu desain, membuat konten di medsos. Sedang senang berbagi melalui medsos, maka biar lebih bahagia perlu bikin konten2 yang bagus. Semoga akan ada solusinya nanti.
~ Ilmu manajemen waktu. Semua hal yang dilakukan tidak akan optimal tanpa manajemen waktu. Maka satu hal ini sangat perlu.
Sejalan dengan value keluarga kami : iman-ilmu-amal. Oya, project keluarga kami tahun ini ya menjalankan value keluarga ini, makanya berharap, ilmu-ilmu yang sudah dituliskan akan menunjang project keluarga, dan selanjutnya akan menunjang kebahagiaan.
Tapii, masih sedih dan bingung. Tugas sebagai mahasiswa dan kerjaan masih belum nyambung dengan butir2 kebahagiaan itu. Ya Allah, semoga akan ada titik temu nanti 😚


Komentar
Posting Komentar