Berangkat dari apa, Tujuan itu?

Lumayan juga mengingat-ingat definisi tujuan....SAKRAL!!!
Baru saja ngobrol dengan saudari saya, Novianti, "Wow, bahaya Vi, kalo gak punya tujuan??Ndak boleh kayak gitu!!"
So, that's right Sist, but that's reality. Mungkin bukan tanpa tujuan, tapi tak pernah lagi benar-benar 'berangkat' dari sebuah tujuan. Yang ada hanyalah memandang, menatap, menimbang-nimbang dan memanfaatkan sebuah kesempatan. Tentu saja kesempatan bukanlah sesuatu yang bisa dijadikan pijakan atau pegangan untuk menentukan suatu tujuan. Resikonya besar, tapi bisa juga hasil yang didapatkan juga memang memuaskan, tapi yang kedua, memang tidak ada jaminan temann!!
Kata kunci : tujuan memang bukan sekali dua kali menjadi pokok bahasan akhir-akhir ini. Bahkan sempat menjadi sesuatu yang dipertanyakan oleh adek-adek kepada saya-sebagai yang dianggap paham,yg padahal saya pun juga gamblang. Dan jawaban andalan saya adalah sering seperti ini "kadangkala kita tidak pernah benar-benar paham apa tujuan kita dek!!". Dan saya masih yakin dengan jawaban itu, karena sesungguhnya tujuan-tujuan itu merupakan cabang dari satu tujuan hidup kita di dunia, yaitu Allah SWT (seperti yang dijelaskan Novi beberapa menit yg lalu-sesi diskusi malam sehabis pulang di kamar saya sepeeti biasa).
Dan sebelum benar-benar menutup diskusi dan menutup pintu kamar saya, satu pertanyaan saya ajukan, "Bagaimana dengan tanpa tujuan, tapi berangkat dari KESEMPATAN?Kadangkala kesempatan itu akan menyadarkan dan mengantarkan kita pada tujuan kita sebenarnya? Apakah hal-hal seperti itu masih layak dianggap TUJUAN??"

#sebenarnya bukan ini yang malam ini mau saya tulis, mau nglanjutin tulisan di draft tentang RESPECT, tapi karena mudnya membawa ke topik bahasan ini,yaaaa apaaaaa boleeeeeh buaaaaaat -______-


GM-C17   23.30

Komentar

  1. mungkin bisa kita kategorikan harapan untuk masa yang panjang dan pendek nduk...gimana?
    memang kadang kala kita mengambil kesempatan yang ada di depan kita padahal itu bukan salah satu harapan/keinginan kita,,
    tapi kemungkinan bisa juga kan kesempatan yang telah kita raih kita setting seperti harapan di awal kita. Alhasil mau tidak mau kita akan memiliki sedikit/banyak hal yang berbeda dari keinginan kita.
    Tapi satu yang pasti sepertinya kita tetep punya tujuan. Misal dalam mengambil kesempatan yang ada, bisa dipastikan ada hal yang akan kita selesaikan (sebut goal). Namun itu mungki hanya jangka pendek.
    Tugas kita memang berusaha seoptimal mungkin dengan segala hal yang telah kita pilih (baik itu kehendak/tidak kehendak kita). Ini mungkin cara Dia, meluruskan tujuan kita (say:mengabulkan doa kita)
    Piye ndukk :)

    BalasHapus
  2. Ok lah,,thnx komennyaa,
    Well, Allah memang selalu punya RAHASIA dan punya cara tersendiri memberitahu RAHASIA itu pada hamba-Nya........
    ~Go ahead~

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang perlu dilakukan sebelum memilih sekolah untuk anak

menjaga fitrah lewat berkisah

Bercerita sesuka hati