Dimulai dari Family Financial Planning
Memang betul bahwa sembari mengajak si bocah untuk cerdas financial, orang tuanya pun sambil belajar lebih dalam untuk mengelola keuangan, membuka mata lebih lebar agar kehidupan financial keluarga lebih mulus dan teratur.
Bagi mamah, ini merupakan sesuatu yang menarik untuk didalami namun juga perlu waktu yang panjang untuk benar-benar menggarapnya. Mungkin demikian juga ayah. Sebenarnya kami berdua termasuk tipe yang selow aja untuk soal keuangan, tak pernah merencanakan betul-betul, tapi juga tak pernah yang sampai kelewatan sekali dalam membelanjakan uang. Namun bagaimanapun juga, financial planning ini penting dan perlu dilakukan demi keberlangsungan masa depan keluarga kami.
Awal pembahasan financial planning sudah pernah kami bicarakan sebelum kami pindah rumah di akhir tahun 2017 kemarin. Kami sempat bikin beberapa catatan pembagian pos keuangan keluarga kami dengan menggunakan Ms. Excel. Juga sedikit catatan aset dan exercise sederhana spending persentase untuk semua pos. Minggu lalu, begitu materi level 8 dibahas, mamah langsung ajak ayah untuk kembali melakukan review di catatan keuangan kami. Berdasarkan beberapa sumber (buku Cerdas Finansial nya teh Patra, lalu materi level 8 Bunsay, dan dari berbagai blog yang mamah baca) kami lakukan penyesuaian lagi untuk tiap pos nya. Sehingga sampai hari ini pun masih akan banyak perubahan pada catatan keuangan tersebut.
Yaa tak terlalu masalah, mudah-mudahan selanjutnya kami akan lebih punya pegangan dalam mengelola keuangan keluarga kami. Dan selanjutnya adalah tugas kami sebagai orang tua untuk menjadikan si bocah cerdas financial. Semoga kami bisa. Aamiin 😊
#tantangan10hari
#level8
#kuliahbunsayiip
#cerdasfinancial
#rejekiitupastikemuliaanharusdicari

Komentar
Posting Komentar