Mainan Baru si Bocah
Akhir-akhir ini mamah merasa bersalah karena terlalu sering membiarkan si bocah nonton video. Meskipun sebenarnya yang ditonton juga memperkaya khasanah nya, lagu anak-anak tentang benda-benda di sekitar atau lagu-lagu islami yang asik didengarkan anak-anak. Itupun waktunya juga dibatasi, paling lama 1 jam untuk nonton sambil didampingi. Biasanya pagi saat mamah bebenah sebelum berangkat dan sore saat mamah beribadah.
Ending dari sesi nonton video pasti berakhir dengan ricuh karena tentu sulit membuat si bocah meninggalkan keseruannya menonton. Namun mamah harus tegas dengan prinsip yang sedari awal dianut untuk membatasi screen time si bocah. Maka dari itu mamah mencoba mencari tools lain untuk membuat si bocah sibuk namun tetap memuat value edukatif dan mengasah kreativitas. Mamah siapkan sepaket mainan pom-pom untuk latihan sorting color serta sepaket pipe cleaner untuk melatih koordinasi mata dan gerakan tangan.
Seusia si bocah sebenarnya masih terlalu dini mengenalkan pada warna, namun tak ada salahnya memulai memaparkan pada variasi berbagai jenis warna. Meskipun pada akhirnya tidak digunakan sebagaimana manfaatnya, setidaknya tools ini bermanfaat untuk mengasah kreatifitas si bocah. Setelah bosan dengan mainan pompom, berpindahlah si bocah ke pipe cleaner. Awalnya mamah kasih contoh untuk memasukkan ujung pipe cleaner ke dalam lubang kecil sehingga nanti ujung lainnya akan bisa ditemukan di balik kardus yang dilubangi. Namun ternyata si bocah punya cara lain. Kreativitasnya mulai muncul. Ia lebih memilih memasukkan kedua ujung pipe cleaner ke lubang yang berbeda sehingga bentuknya bisa melengkung seperti pada gambar.
Baiklah. Si bocah sedang penasaran dengan mainan barunya dan menjajal berbagai macam bentuk baru ketika ujung pipe cleaner dimasukkan ke lubang yang berbeda. Lain kali kita buat bentuk kardus lain yaa untuk mainan pipe cleaner nyaa 😄
#tantangan10hari
#level9
#kelasbunsayiip
#creativethinking


Komentar
Posting Komentar