Jurnal Refleksi Fasilitator 3 : Berbinar-binar Bersama Keluarga

Tiga pekan dan tiga materi serta tiga NHW telah terlampaui. Pada materi ketiga ini, semakin antusias respon dari peserta MIIPB7 Kelas Depok 1. Setelah saya share materi dan kami berdiskusi tentang materi : Membangun Peradaban dari Dalam Rumah, NHW pun dibagi. Lantas kelas jadi heboh dengan tugas pada poin pertama, yaitu menulis surat cinta. Namun sayangnya, tak demikian dengan NHW yang dikumpulkan. Jumlah yang dikumpulkan hingga H-1 benar-benar merosot tajam. Baru pada detik-detik terakhir saja serangan NHW secara bertubi-tubi memenuhi platform GC kelas kami.

Ada beberapa orang berkomunikasi melalui jaringan pribadi untuk menanyakan lebih mendalam tentang materi dan NHW yang harus dikerjakan. Salah satu diantaranya bertanya tentang keterkaitan/benang merah antara NHW 1-3. Saya jadi bergidik. Ini dia hal yang belum saya sampaikan dan belum saya fasilitasi untuk dipahami bersama di kelas. Bukan hanya menyampaikan strong why, namun juga keterkaitan antar materi. Maka atas evaluasi ini, di sesi berikutnya saya rasa perlu menyampaikan benang merah antara NHW 1, NHW 2, dan NHW 3, serta NHW 4 nanti. Ini penting supaya mereka tidak meninggalkan materi sebelumnya dan melakukan tahapan penemuan misi hidup setahap demi setahap.

Ada beberapa orang yang merasa kesulitan dalam NHW#3 ini. Maka saya meminta beberapa orang yang sudah mengumpulkan di awal untuk berbagi dengan peserta lainnya. Bagaimana memulai mengerjakan NHW ini. Sekaligus juga mengapresiasi peserta yang mengumpulkan lebih awal dan memacu yang lainnya supaya segera mengumpulkan juga.

Untuk memudahkan menjawab pertanyaan dan mengarahkan diskusi, saya minta mereka untuk mencark referensi pada Fitrah Based Education yang digagas oleh Ust. Harry Santosa, serta Tallent Mapping oleh Abah Rama. Beberapa yang penasaran menjapri saya untuk bertanya dimana ia bisa mendapatkan materi/bukunya.
Kemudian untuk memudahkan menjawab pertanyaan seputar potensi anak, saya juga meminta mereka untuk mencari referensi tentang indikator tumbuh kembang anak pada Permendikbud 164 th 2014 tentang Standar Nasional Usia Dini dan Permendikbud 137 th 2014 tentang Kurikulum PAUD.

Dengan semua bekal dan amunisi yang telah dibagi, harapannya akan semakin bertambah pemahaman serta semakin berbinar-binar bersama keluarga dalam menemukan misi hidup mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang perlu dilakukan sebelum memilih sekolah untuk anak

menjaga fitrah lewat berkisah

Bercerita sesuka hati