Merapikan informasi yang "terserak"

Sumber : https://exrush.com/

Seringkali menengok aplikasi whatsapp, kemudian prihatin karena banyak grup yang notifikasinya belum terbuka. Bukannya enggan membuka atau mengecek, namun ingin membuka saat sudah longgar dan saat kondisi diri sudah siap membaca dan menyerap apa yang ada di grup whatsapp. Ini terjadi terutama yang grupnya sengaja diikuti karena merupakan grup kulwapp (kuliah whatsapp) dan berisi materi yang bermanfaat untuk pengembangan diri baik sebagai ibu, istri, maupun individu. Akhir-akhir ini malah ada aplikasi lain yang terinstal karena tak ingin juga ketinggalan informasi terkini, yang sekarang akhirnya juga terbengkalai tak pernah ditengok lagi. Hiks.
Meskipun sudah berusaha menyaring grup mana saja yang penting untuk diikuti, tetap saja informasi yang tak begitu banyak ini belum semuanya terserap oleh otak secara optimal. Belakangan ini karena khawatir terlalu lama menimbun informasi penting dan materi-materi yang bermanfaat, maka dicobalah menerapkan metode semacam "konmari" untuk merapikan isi pesan whatsapp yang dianggap penting. Hal-hal berikut mungkin bisa dilakukan untuk merapikan informasi yang terserak di aplikasi whatsapp.
  1. Scroll up dan scroll down, kemudian pilih beberapa grup whatsapp untuk dihapus, yang mana kamu sudah keluar dari grup tersebut. Biasanya beberapa lokasinya akan ada dibawah sekali. jadi siapkan jari jemari untuk melakukan aktivitas scrolling. Hapus-hapus grup ini penting supaya lebih meringankan jarimu untuk proses geser-geser selanjutnya.
  2.  Ada baiknya sebelum menghapus grup whatsapp yang tak diperlukan, amankan dulu percakapan atau materi di dalamnya yang mungkin penting dan bermanfaat nanti. Namun jika memilih untuk menghapus duluan (agar langkahmu sedikit ringan), kamu bisa menghapus grup yang bukan kulwapp, mungkin grup panitia reuni, atau grup tugas kelompok sementara yang lama tak aktif dan kamu sudah keluar dari grup tersebut atau bahkan sudah tak ada lagi penghuninya.
  3. Sebelum mengamankan percakapan atau materi dari grup whatsapp (biasanya dari grup kulwapp), lebih baik periksa terlebih dahulu apakah ada resume dari materi kulwapp yang disampaikan atau tidak. Jika ada, tinggal kirim file resumenya ke email/drive. Namun jika tidak, kamu bisa tetap menyimpan hal-hal penting di dalamnya dengan mengirim percakapan yang ada di grup ke email kamu. Caranya, buka grup yang dimaksud - klik titik 3 di kanan atas aplikasi whatsapp - pilih menu 'lainnya' - pilih 'email chat'. Setelah itu akan muncul pilihan beberapa aplikasi email yang akan digunakan untuk mengirim, lalu kamu juga bisa pilih apakah gambar dan video dalam percakapan juga akan dikirim atau tidak. Karena mengirim semua gambar/video di percakapan whatsapp bisa jadi membuat proses pengiriman email lebih lama karena bebannya akan lebih berat.
  4. Setelah selesai memback up semua data yang penting, waktunya untuk 'delete-delete'. Grup yang isi percakapan maupun resume materinya sudah aman, bisa kamu hapus dari aplikasi whatsapp.
  5. Sekarang jumlah grup mungkin sudah agak berkurang, namun jika kamu masih merasa terlalu banyak juga, kamu bisa memilih untuk keluar dari beberapa grup yang mungkin kurang memberikan manfaat buat kamu. Tapi ini pilihan ya, bisa jadi silaturahmi adalah alasan kenapa kamu masih bertahan di grup whatsapp itu, namun sebenarnya silaturahmi bisa dalam bentuk apa saja, tak harus dengan cara masuk grup whatsapp. It's depend on you.
  6. Jika sudah merasa lebih baik dengan grup whatsapp yang satu persatu akhirnya terbuka notifikasinya, jangan lupa untuk baca satu-satu 'panen materi' yang tadi kamu download dan kirim via email yaa. Hihi.
Nah, gimana? Plong bukan rasanya. Seperti kata Marie Kondo, "merapikan akan merubah hidup". Tak ubahnya menata ulang rumah, menata ulang media komunikasi, media sosial, bahkan isi smartphone mu bisa jadi akan membuat hidupmu lebih nyaman dan tentram. Jadi, mau beres-beres apa lagi? Yuk...

Sumber tulisan :
1. http://www.monilando.com/2015/09/8-fenomena-sosial-dengan-adanya-whatsapp.html
2. pengalaman pribadi sejak tahun 2013 menggunakan aplikasi whatsapp

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang perlu dilakukan sebelum memilih sekolah untuk anak

menjaga fitrah lewat berkisah

Bercerita sesuka hati